Single Source of Truth. Istilah yang sering kita dengar ketika membicarakan Common Data Environment (CDE). Istilah ini membuat muncul asumsi bahwa semua informasi harus disimpan di satu platform CDE. Dari awal konsep sampai handover. Apakah benar semua pihak dalam sebuah proyek harus menggunakan satu sarana penyimpanan CDE?
Informasi yang Sesuai pada Waktu yang Tepat

Dalam proyek yang melibatkan banyak organisasi, tidak menutup kemungkinan setiap perusahaan memiliki lingkungan informasi internalnya sendiri. Di lifecyle yang dibahas sebelumnya, masih di tahap WIP. Informasi yang dikelola secara internal sampai siap untuk dibagikan atau masuk ke tahap “Shared”. Ada konsep, preliminary study, analisa, dan berbagai proses yang hanya dibutuhkan di internal. Informasi yang mungkin rahasia karena merupakan rahasia dapur perusahaan. Ada juga informasi yang tidak dibutuhkan oleh pihak lain.
Architect bisa memiliki sistem internal. Kontraktor sah saja memiliki CDE sendiri, termasuk review internal. Subkontraktor juga bisa memiliki sistem untuk mengelola informasi mereka.
Informasi yang dibagikan ke CDE adalah informasi yang sudah bisa dan memang perlu dibagikan. Informasi apa yang perlu dibagikan? Anda bisa mengacu ke Exchange Information Requirements (EIR).
Beberapa platform CDE telah memiliki fitur untuk mempublish informasi ke site CDE lain. Di Autodesk Forma Data Management (dulu Autodesk Docs), fitur ini disebut sebagai bridge. Informasi yang telah berubah statusnya dari WIP ke shared, otomatis akan dikirimkan ke folder shared di CDE owner.
Ownership dan Responsibility
Dengan dishare nya informasi ke platform CDE milik owner, bagaimana pemilikan data dan tanggung jawabnya? Mengirimkan informasi ke CDE tidak berarti melepas kepemilikan dan tanggung jawab informasi tersebut.
Tahap lifecycle informasi mungkin sudah berubah dari WIP ke Shared, informasi sudah dapat diakses pihak lain. Tapi tidak berarti engineer dapat mengubah gambar arsitek. Hasil koordinasi informasi harus melalui mekanisme tertentu untuk dapat diperbarui. Perubahan harus dilakukan oleh pihak yang bertanggungjawab atas informasi tersebut.
Bukan Single Source of Truth Dong Kalau Ada Beberapa CDE?
Mindset bahwa semua informasi harus disimpan di CDE ini yang kurang tepat. CDE muncul untuk memberikan kepastian informasi mana yang digunakan dengan status serta audit trail yang jelas. Jika informasi itu tidak dibutuhkan maka tidak perlu disimpan di CDE.
Namun sekali lagi, di internal setiap stakeholder juga perlu kolaborasi. Dan tim mereka juga butuh kepastian informasi yang digunakan. Karena itu sah saja mereka punya platform kolaborasi sendiri. Yang perlu disimpan di CDE adalah informasi yang digunakan untuk kolaborasi antar stakeholder saja, karena CDE bukan hanya sekedar sarana untuk menyimpan file.
Namun CDE menyediakan informasi yang sama ke pihak yang membutuhkannya dan memiliki akses. Informasi tersebut juga harus jelas sumber dan statusnya.