• Home
  • Menulis untuk CADnotes
  • Daftar ke Email Newsletter Kami
  • About
  • English

CADnotes

Tutorial, tips dan trik CAD untuk profesional dan pelajar

  • Artikel Pilihan
  • AutoCAD
  • Revit
    • Revit MEP
  • Lainnya
    • Autodesk Lainnya
    • Masalah Teknis
You are here: Home / Lainnya / BIM / Evolusi BIM: Dari Model 3D ke Manajemen Informasi

Evolusi BIM: Dari Model 3D ke Manajemen Informasi

Januari 20, 2026 by Edwin Prakoso Leave a Comment

Di artikel ini...

Toggle
  • BIM di Era 1990an
  • BIM di Era 2000an
  • BIM di Era 2010an
  • BIM Menurut PAS 1192
  • BIM Menurut ISO 19650
  • Penutup

Apa yang hari ini kita sebut sebagai BIM adalah hasil dari evolusi selama beberapa dekade; baik dari sisi teknologi, proses, maupun budaya kerja. Setiap era membawa definisi, fokus, dan terminologinya sendiri. Inilah sebabnya kita sering menemukan beragam definisi BIM yang berbeda-beda.

Namun satu hal menjadi semakin jelas: BIM saat ini bukan lagi soal software, melainkan soal manajemen informasi.

BIM di Era 1990an

Pada era 1990-an, istilah BIM belum digunakan secara luas. Konsep yang dominan saat itu adalah pemodelan 3D berbasis objek untuk bangunan. Fokus utamanya adalah menggantikan drafting CAD 2D dengan objek 3D yang “cerdas”; objek yang memahami dirinya sebagai dinding, pintu, pelat, atau kolom, bukan sekadar garis.

Pada tahap ini, BIM umumnya dipahami sebagai: Representasi digital 3D dari sebuah bangunan menggunakan objek cerdas

Konsepnya berfokus pada pemodelan geometri dengan properti yang melekat, terutama untuk meningkatkan konsistensi gambar dan mengurangi kesalahan koordinasi manual. Informasi memang sudah ada, tetapi masih bersifat sekunder dibandingkan geometri. Kolaborasi sangat terbatas, biasanya hanya di dalam satu disiplin atau satu organisasi. Jika pun ada kolaborasi, umumnya masih berbasis pertukaran gambar.

BIM di era ini sangat authoring-centric, belum process-centric.

Terminologi populer pada era ini:

  • Object-based modeling
  • Parametric objects
  • Building model
  • Virtual building
  • 3D architectural modeling
  • CAD with intelligence

BIM di Era 2000an

Memasuki tahun 2000an, BIM mulai matang dan mendapatkan pengakuan industri. Istilah Building Information Modeling mulai digunakan secara lebih luas, menegaskan bahwa model tidak hanya berisi geometri, tetapi juga informasi. Industri mulai menyadari bahwa informasi di dalam model BIM dapat dimanfaatkan lebih jauh.

BIM kemudian didefinisikan secara umum sebagai: Representasi digital dari karakteristik fisik dan fungsional suatu fasilitas.

Konsep BIM berkembang melampaui visualisasi desain.

Model mulai digunakan untuk:

  • Perhitungan kuantitas (quantity take-off)
  • Clash detection
  • Koordinasi dasar antar disiplin

Meski demikian, BIM masih sangat model-centric. Model diperlakukan sebagai produk utama. Proses, peran, dan tanggung jawab terkait informasi sering kali belum jelas atau masih informal. Isu interoperabilitas mulai muncul, mendorong diskusi awal tentang standar terbuka.

Terminologi populer pada era ini:

  • Building Information Modeling (BIM)
  • Intelligent model
  • Clash detection
  • Interoperability
  • IFC
  • Model-based coordination

BIM di Era 2010an

Tahun 2010an menandai perubahan besar. Adopsi BIM meningkat pesat secara global, didorong oleh proyek-proyek berskala besar, mandat pemerintah, dan platform teknologi yang semakin matang. Pada era ini, BIM tidak lagi hanya soal model, tetapi tentang proses dan kolaborasi.

BIM umumnya didefinisikan sebagai: Proses kolaboratif untuk membuat dan mengelola informasi sepanjang siklus hidup aset terbangun

Konsep BIM meluas ke seluruh siklus proyek:

  • Desain
  • Konstruksi
  • Handover
  • Operasional

Era ini memperkenalkan pemahaman bahwa terdapat banyak model dan banyak container informasi, masing-masing dengan tujuan yang berbeda. BIM Execution Plan mulai diformalkan, dan peran seperti BIM Manager serta Information Manager mulai dikenal. Namun dalam praktiknya, banyak implementasi masih mengukur kematangan BIM berdasarkan kompleksitas model, bukan kualitas informasinya.

Terminologi populer di era 2010an:

  • 4D BIM / 5D BIM
  • BIM Execution Plan (BEP)
  • Common Data Environment (CDE)
  • Level of Detail (LOD)
  • Model federation
  • BIM maturity levels
  • Digital construction

BIM Menurut PAS 1192

PAS 1192 menjadi benchmark penting. Alih-alih mendefinisikan BIM sebagai model yang lebih baik, standar ini memposisikan BIM sebagai pendekatan terstruktur untuk manajemen informasi.

Dalam konteks PAS 1192, BIM dapat dirangkum sebagai: Proses pengelolaan produksi, distribusi, dan kualitas informasi dalam lingkungan kolaboratif

Perubahan konsep utamanya adalah:

Model bukan tujuan, penyampaian informasi (information delivery) adalah tujuan

PAS 1192 memformalkan:

  • Alur kerja informasi
  • Status dan proses persetujuan
  • Konvensi penamaan
  • Common Data Environment (CDE) sebagai proses, bukan sekadar platform

Era ini menegaskan bahwa keberhasilan BIM lebih ditentukan oleh kejelasan tanggung jawab dan kesepakatan prosedur, bukan semata kemampuan software.

Terminologi yang diperkenalkan atau diformalkan:

  • Common Data Environment (formal)
  • Information delivery
  • WIP, Shared, Published, Archive
  • Information Manager
  • Plain Language Questions (PLQs), istilah “resmi” untuk bahasa awam
  • Data-centric BIM

BIM Menurut ISO 19650

ISO 19650 merupakan definisi BIM yang paling matang dan otoritatif hingga saat ini. Standar ini dibangun di atas PAS 1192 dan, sebagai standar internasional, menggantikan seluruh definisi dan konsep sebelumnya dengan kerangka kerja yang konsisten secara global.

Dalam ISO 19650, BIM secara implisit didefinisikan sebagai:
Penggunaan proses kolaboratif yang terstruktur untuk mengelola informasi sepanjang siklus hidup aset terbangun

Konsep intinya sangat jelas:

  • BIM bukan model
  • BIM bukan software
  • BIM adalah manajemen informasi dengan dukungan teknologi digital

ISO 19650 menempatkan informasi sebagai pusat, yang diatur melalui:

  • Kebutuhan informasi yang didefinisikan dengan jelas
  • Container informasi yang terstandarisasi
  • Perencanaan informasi sepanjang siklus hidup aset

Dengan ISO 19650, BIM menjadi netral terhadap organisasi dan software. Standar ini menyatukan berbagai interpretasi BIM yang sebelumnya terfragmentasi ke dalam satu kerangka yang konsisten dan berlaku untuk desain, konstruksi, maupun operasional.

Terminologi populer di era ISO 19650:

  • Information container
  • Exchange Information Requirements (EIR)
  • Asset Information Model (AIM)
  • Project Information Model (PIM)
  • Appointing Party / Appointed Party
  • Information management process

Penutup

Secara ringkas, evolusi BIM dapat dirangkum sebagai berikut:

  • 1990-an: BIM sebagai geometri 3D cerdas
  • 2000-an: BIM sebagai model kaya data
  • 2010-an: BIM sebagai proses kolaboratif
  • PAS 1192: BIM sebagai manajemen informasi terstruktur
  • ISO 19650: BIM sebagai kerangka manajemen informasi standar sepanjang siklus hidup aset

Saat ini, BIM bukan lagi tentang menghasilkan gambar yang lebih baik atau model yang lebih detail. Dengan ISO 19650, BIM pada dasarnya adalah tentang mengelola informasi yang tepat, pada waktu yang tepat, untuk tujuan yang tepat; dan definisi inilah yang menggantikan seluruh pemahaman BIM sebelumnya.

Share the knowledge:

About Edwin Prakoso

Saya bekerja sebagai Sr. Consultant di PT Cipta Satria Informatika. Saya telah menggunakan AutoCAD sejak R14 dan Revit sejak Revit Building 9. Saya beberapa kali telah menulis untuk AUGIWorld magazine dan juga aktif di Forum Diskusi Autodesk. Saya juga member Autodesk Expert Elite, penghargaan untuk individu yang memberikan kontribusi besar bagi komunitas Autodesk. Saya tersertifikasi dan memiliki SKK BIM Manager Madya dari BNSP.
Anda dapat terhubung dengan saya di LinkedIn.

Filed Under: BIM

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Pilihan

Memilih Obyek Secara Selektif di Revit

Recent Articles

  • Apakah Proyek Hanya Boleh Punya Satu CDE?
  • CDE: Bukan Sekadar Folder Bersama untuk Proyek BIM
  • BIM Tidak Akan Menyelesaikan Masalah Anda

Advertisement

baru di CADnotes

  • Apakah Proyek Hanya Boleh Punya Satu CDE?
  • CDE: Bukan Sekadar Folder Bersama untuk Proyek BIM
  • BIM Tidak Akan Menyelesaikan Masalah Anda
  • BIM Bermanfaat, Sebelum Fokus Kita Beralih
  • Jebakan “Survivorship Bias” dalam Implementasi BIM

Para Penulis

avatar for
avatar for
avatar for
avatar for
avatar for
avatar for

© 2009 – 2026 CADnotes · Feedback · Privacy Policy · Become an affiliate

Di artikel ini...

×
  • BIM di Era 1990an
  • BIM di Era 2000an
  • BIM di Era 2010an
  • BIM Menurut PAS 1192
  • BIM Menurut ISO 19650
  • Penutup
→ In this article...
wpDiscuz