• Home
  • Menulis untuk CADnotes
  • Daftar ke Email Newsletter Kami
  • About
  • English

CADnotes

Tutorial, tips dan trik CAD untuk profesional dan pelajar

  • Artikel Pilihan
  • AutoCAD
  • Revit
    • Revit MEP
  • Lainnya
    • Autodesk Lainnya
    • Masalah Teknis
You are here: Home / Revit ID / Cara Menampilkan Unit Cost dan Total Cost di Revit Schedule

Cara Menampilkan Unit Cost dan Total Cost di Revit Schedule

Oktober 6, 2018 by Edwin Prakoso 1 Comment

Di artikel ini...

  • Membuat Parameter Calculated Value
  • Mengubah Format untuk Cost dan Total Cost

Apakah anda pernah ingin menampilkan Revit Schedule dengan unit cost dan total cost seperti contoh di bawah ini?

Format in cukup standar dalam menampilkan schedule. Secara logis, kita berpikir kita dapat menambahkan parameter dengan perhitungan Count*Cost.

Tapi Revit tidak akan menerimanya dengan baik. Revit akan bilang seperti ini.

Parameter count tidak dapat digunakan di formula, tapi anda dapat mengatur parameter untuk menghitung total penjumlahan. Mari kita lihat bagaimana caranya.

Membuat Parameter Calculated Value

Di Revit Schedule properties, add tambahkan parameter calculated value.

Beri nama parameter ini: Total Cost, ubah tipe parameter ke Currency dan isi formula dengan Cost. Field formula case sensitive. Untuk menghindari kesalahan, klik tombol di sebelah field formula dan pilih parameter dari daftar.

Klik OK.

Mengubah Format untuk Cost dan Total Cost

Kit punya dua parameter yang menunjukkan nilai cost. Namun kita ingin satu menunjukkan unit cost dan lainnya menunjukkan total cost. Kita dapat mengubah pilihan tersebut di Schedule Properties, Formatting tab.

Pertama, pilih parameter Cost. Beri nama pada heading sebagai Unit Cost. Buatlah parameter ini agar menunjukkan no calculation.

Kedua, pilih parameter Total Cost. Untuk field ini, atur agar menunjukkan calculate totals.

Klik OK. Anda seharusnya melihat sekarang bahwa schedule menunjukkan cost untuk setiap unit, dan di kolom lain menunjukkan total cost untuk unit tersebut.

Mudah saja bukan?

About Edwin Prakoso

Saya bekerja sebagai Sr. Consultant di PT Cipta Satria Informatika. Saya telah menggunakan AutoCAD sejak R14 dan Revit sejak Revit Building 9. Saya beberapa kali telah menulis untuk AUGIWorld magazine dan juga aktif di Forum Diskusi Autodesk. Saya juga member Autodesk Expert Elite, penghargaan untuk individu yang memberikan kontribusi besar bagi komunitas Autodesk. Saya tersertifikasi dan memiliki SKK BIM Manager Madya dari BSNP.
Anda dapat terhubung dengan saya di LinkedIn.

Filed Under: Revit ID

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

1 Comment
Inline Feedbacks
View all comments
syahrul
syahrul
6 years ago

buat lagi dong om tutorialnya, sangat bermanfaat.. semoga dibales oleh allah
terima kasih

0
Reply
wpdiscuz   wpDiscuz

Pilihan

Meluruskan Pemahaman CAD to BIM

Recent Articles

  • Meluruskan Pemahaman CAD to BIM
  • Alignment Pattern di Revit
  • Kenapa BIM Dimension (3D, 4D, 5D) Tidak Lagi Sesuai

Advertisement

baru di CADnotes

  • Meluruskan Pemahaman CAD to BIM
  • Alignment Pattern di Revit
  • Kenapa BIM Dimension (3D, 4D, 5D) Tidak Lagi Sesuai
  • Bridge: Menjembatani Kolaborasi Antar Stakeholder
  • Evolusi Autodesk Construction Cloud

Para Penulis

avatar for
avatar for
avatar for
avatar for
avatar for
avatar for

© 2009 – 2026 CADnotes · Feedback · Privacy Policy · Become an affiliate

wpDiscuz